Mengukir Cahaya di langitku

 


Langkah demi langkah

Darap langkah kaki selalu menjelajah

Nalar dan naluri kadang tergoyah

Tapi angan meminta untuk tidak menyerah


Kala senja itu

Mengingatkanku akan mimpi terbelenggu

Terpaut wajahku mentari angan-angan

Tetesan embun harapan memecah keputus asaan


Perlahan datang angan semu itu

Secercah harap kian menghampiri

Meski kini jiwa tak mampu percaya diri lagi

Nasib pun tak juga kian mumpuni

Tapi bukan berarti mimpi tak layak membumi


Aku berjalan menyusuri bentala

Aku menatap di bawah sinar dunia

Adakalanya ujian ada di sekitar kita

Namun, aku bangkit untuk melihat masa depan

Dengan nurani yakin, tidak ada yang sia-sia

Komentar

Postingan Populer